DE Tjolomadoe, destinasi wisata di Solo, Jawa Tengah yang wajib dikunjungi. Bangunan tua bekas pabrik gula Colomadu yang didirikan 1861 itu, bukan hanya instagramable tapi juga mengandung nilai edukasi. Dikemas menarik untuk anak-anak hingga orang tua.

Pabrik gula Colomadu sempat terbengkalai sekitar 20 tahun. Namun, kini kemegahannya memancar setelah tahun lalu dijadikan objek wisata. Bangunan tua yang semula terlihat lusuh dan kesepian, kini berdiri cantik, megah, dan menjadi objek foto serta selfie.

Dari awal kedatangan, De Tjolomadoe sudah menarik perhatian. Bangunan tua bercat putih dari pertengahan abad 18 itu berdiri anggun dengan menara menjulang. Bagian luar, dinding, jendela, dan pintu besinya terlihat kuno dan kokoh, sehingga menjadi incaran foto para pengunjung. Begitu pun dengan tempat penjualan tiket yang agaknya sengaja ditata instagramable dengan lukisan-lukisan di dinding.

Tiket masuk De Tjolomadoe bisa dibeli di Toko Soevenir Goela yang lokasinya di seberang pintu masuk. Harga tiket Rp25 ribu, termasuk satu botol air mineral yang bisa ditukar di kafe yang ada di dalam bangunan utama De Tjolomadoe.

Begitu melewati petugas pemeriksaan tiket, mata pengunjung langsung dimanjakan dengan salah satu mesin pemrosesan gula yang berdiri kokoh memanjang. Lagi-lagi banyak pengunjung yang berfoto-ria. Masuk lebih dalam ada tempat minum kopi dan spot-spot foto yang memanfaatkan kekunoan dan keeleganan zaman dulu. Di bagian atas ada kafe tempat beristirahat dan mengisi perut.

Di dekat pintu ke luar terlihat mesin-mesin pengolah tebu yang tetap dipertahankan dan diberi keterangan lengkap. Di salah satu ruangan, pengunjung bisa melihat foto-foto dan keterangan lmengenai sejarah perjalanan Pabrik Gula Colomadu. Anak-anak terlihat senang menelusuri ruang demi ruang dan bergembira saat memasuki ruangan yang dirancang glow in the dark.

De Tjoloemadoe dikelola oleh PT Sinergi Colomadi, perusahaan joint venture antara PT PP Properti, PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko, serta PT Jasa Marga Properti, PTPN 9 Selain fasilitas museum, kafe, dan restoran, ada juga fasilitas untuk menyelenggarakan berbagai acara termasuk konvensi (MICE) dan konser/pertunjukkan.

Sebelumnya pabrik tersebut bernama Colomadu, setelah direvitalisasi dan difungsikan sebagai objek wisata berubah nama menjadi De Tjolomadoe. Seluruh areal di kawasan itu mencapai 6,4 hektare dan bangunannya seluas 1,3 ha. (D-1)


De Tjolomadoe
Jalan Adi Sucipto No 1, Karanganyar, Solo.
Telp: (0271) 7851761
Jam Buka: 10.00 - 21.30
Harga Tiket: Rp25.000